Anak Ikut Bimbel, Apakah Perlu?

Anak Ikut Bimbel, Apakah Perlu?

Sepertinya pada saat sekarang dimana sistem pembelajaran dan kurikulum sekolah yang padat, mengarahkan anak ikut kegiatan belajar di luar jam belajar sekolah sepertinya merupakan alternatif pilihan yang bisa dilakukan ataupun tidak. Tentu saja dengan mengetahui beberapa alasan ataupun berbagai macam faktor mengenai perlu atau tidaknya anak diikutkan bimbel. Kekhawatiran orang tua kepada anaknya apakah mampu mengikuti perkembangan sistem pembelajaran menjadi sangat besar. Mulai timbul pertanyaan, anak ikut bimbel, apakah perlu?

Untuk dapat menjawab pertanyaan anak ikut bimbel, apakah perlu? Ada baiknya orangtua mengetahui beberapa pertimbangan mengenai proses pembelajaran yang harus disesuaikan dengan keadaan anak dan orang tua, yaitu:

  • Kemampuan anak.
    Sudah menjadi rahasia umum bahwa kemampuan anak berbeda-beda, mencakup tingkat kecerdasan atau intelegensia serta daya tahan anak terhadap padatnya jadwal atau kurikulum sekolah. Anak yang memiliki daya kecerdasan yang relatif kurang dibandingkan teman-teman sekelasnya, mungkin memerlukan proses pengulangan mata pelajaran yang bisa didapatkan lewat bimbel. Namun tetap juga harus memperhatikan waktu atau padatnya kegiatan anak.
  • Waktu dan kemampuan orangtua.
    Namun demikian, apabila kemampuan akademik orangtua masih dirasakan mampu untuk membantu proses belajar anak serta orangtua memiliki waktu luang yang sebaiknya diusahakan, sepertinya mengikutkan anak pada bimbel dirasakan kurang perlu.
  • Kualitas sekolah.
    Kualitas sekolah juga sebaiknya juga dipertimbangkan. Bukan rahasia umum bahwa kualitas sekolah yang (maaf..) memiliki standar di bawah rata-rata, pastinya juga memiliki kualitas pengajar yang (maaf..) jauh di atas rata-rata juga, sehingga prestasi belajar anak akan jauh di bawah standar pendidikan nasional. Apabila hal ini terjadi, mengikutkan anak pada lembaga bimbel sebaiknya dipertimbangkan untuk menghadapi ujian tingkat nasional.
  • Finansial.
    Barangkali inilah faktor utama mengenai perlu tidaknya mengikutkan anak bimbel. Kemampuan finansial setiap orang berbeda-beda, sehingga mengikutkan anak bimbel pastinya juga mengeluarkan dana ekstra yang jumlahnya juga tidak sedikit.

Demikianlah beberapa hal yang bisa dijadikan pertimbangan orangtua ketika memutuskan anak untuk ikut bimbel atau tidak. Jadi, mengarahkan anak anak ikut bimbel, apakah perlu? Keputusan tersebut kembali kepada masing-masing orangtua. Bila dirasa perlu, orang tua tetap harus memperhatikan, jangan sampai anak menjadi lebih strees dan terbebani. Semoga bermanfaat.

Moms, sudahkah anda memanfaatkan waktu luang anda di internet untuk menghasilkan uang? Belajar bisnis online langsung praktek bersama Dini Shanti  Klik di sini ya untuk informasi lengkapnya! Jangan tunda lagi, sekarang jamannya bisnis online!

Speak Your Mind

*