Cara Penanganan Keputihan Saat Hamil

Cara Penanganan Keputihan Saat Hamil

Kalau sebelumnya Anda membaca informasi tentang ciri cirri keputihan normal dan tidak normal, maka artikel kali ini akan membahas tentang topic keputihan juga, tetapi dengan detail bahasan yang berbeda. Informasi ini penting untuk diketahui karena banyak wanita yang salah persepsi tentang keputihan saat hamil. Tidak sedikit yang takut, khawatir, dan berfikiran buruk tentang keputihan tak normal yang dialaminya, padahal sebenarnya hal itu tidak perlu dilakukan sama sekali.

Keputihan saat hamil memang berbeda dengan keputihan yang dialami pada masa masa biasa. Ciri paling menonjol yang muncul adalah jumlah cairan yang relative lebih banyak dibandingkan biasanya.

Dan seperti hal cirinya, maka penangananan keputihan saat hamil pun sebaiknya dilakukan secara lebih intensif, dengan melakukan hal hal sebagai berikut :

  1. Jagalah kebersihan organ kewanitaan dengan lebih intensif,
  2. Pastikan organ intim kewanitaan tetap terjaga kelembaban dan kekeringannya dengan menggunakan produk khusus seperti pantyliner,
  3. Menggunakan celana dalam yang bisa menyerap keringat dengan baik, misalnya bahan katun,
  4. Gunakan sabun khusus untuk membersihkan organ intim kewanitaan untuk menjaga ph-nya agar tetap stabil dan seimbang,
  5. Lebih sering berkonsultasi dan meminta saran terbaik kepada dokter ahli untuk mengetahui perkembangan yang terjadi.

Karena masa kehamilan adalah waktu berharga yang harus dilalui dengan baik, maka setiap detailnya harus dijaga dengan seksama, termasuk dalam hal keputihan. Kita tentu tidak mau khan kalau ada hal hal buruk yang terjadi saat kehamilan yang disebabkan oleh penanganan kita yang kurang tepat.

Penanganan sebaiknya segera dilakukan saat Anda mendapatkan gejala keputihan berikut ini :

  1. Cairan yang keluar memiliki warna yang tidak biasa (bening). Jika warna cairan agak kekuning kuningan, maka itu adalah ciri keputihan yang tidak sehat.
  2. Cairan yang keluar mengeluarkan bau kurang sedap yang mengganggu. Ini pun merupakan ciri bahwa keputihan tersebut tidak sehat karena cairan pada keputihan yang normal sama sekali tidak berbau.
  3. Organ intim kewanitaan terasa gatal adalah hal yang melengkapi ciri dari keputihan tidak sehat. Hal ini terjadi karena banyak bakteri dan kuman yang terdapat pada cairan keputihan.

Apabila keputihan saat hamil yang Anda alami menunjukkan gejala diatas, segeralah lakukan penanganan yang tepat seperti yang telah diuraikan diatas.

Ingin punya bisnis sendiri? Ingin punya penghasilan tambahan? Yang satu ini bisa dikerjakan dari rumah atau dari mana pun saja!  Yuk bergabung bersama banyak moms lain yang sudah menghasilkan jutaan rupiah setiap bulannya. Klik di sini ya. Tidak ada kata terlambat, rencanakan masa depan moms sekarang.

Speak Your Mind

*