Manfaat Bermain Puzzle untuk Anak

Manfaat Bermain Puzzle untuk Anak

Siapa sih orang tua yang tidak bahagia melihat anaknya tumbuh menjadi anak yang pintar. Ternyata proses tumbuh kembang anak dapat dioptimalkan bukan hanya secara fisik saja dengan pemenuhan asupan nutrisi harian, namun juga perlu diperhatikan proses tumbuh kembang psikologi, intelegensi dan emosional anak. Proses tumbuh kembang intelegensi anak dapat dilakukan dengan pemberian stimulasi belajar dengan cara yang menyenangkan atau lewat permainan. Salah satu jenis permainan yang bisa dipilih adalah bermain puzzle atau menyatukan potongan-potongan gambar menjadi sebuah gambar utuh. Apa sajakah kegunaan dan manfaat bermain puzle untuk anak?

Kegunaan dan Manfaat

Berikut beberapa kegunaan dan manfaat bermain puzle untuk anak sebagaimana diolah dari berbagai sumber, yaitu:

  • Keterampilan. Keterampilan anak untuk merangkaikan potongan-potongan gambar menjadi sebuah gambar utuh akan semakin terasah. Oleh karena itu, akan lebih baik apabila orangtua membelikan berbagai macam variasi puzzle agar keterampilannya makin terasah. Mulai dengan jumlah potongan puzzle yang sedikit dan kemudian tambah kesulitannya dengan membelikan potongan puzzle yang semakin banyak.
    Ada beberapa keterampilan yang dapat meningkat dengan bermain puzzle untuk anak mulai usia dini:
    Keterampilan motorik halus disebabkan anak merangkai pazzle menggunakan jari-jari tangan, dimana pada jari-jari tangan sangat banyak otot-otot kecil.
    Keterampilan kognitif yaitu anak akan belajar untuk menyelesaikan sebuah kepingan puzzle yang satu dengan kepingan puzzle yang lain menjadi sebuah gambar utuh. Anak akan belajar menyesuaikan gambar, garis, warna, pola dari kepingan puzzle tersebut.
    Keterampilan sosial yang terjadi ketika anak bermain puzzle bersama temannya, dari sana akan timbul percakapan, diskusi, interaksi sehingga mengasah kemampuan anak untuk bersosialisasi.
  • Koordinasi mata, jari tangan dan otak. Anak juga akan mengembangkan kemampuan koordinasi antara indera penglihatan dengan organ motorik yaitu jari-jemari. Proses informasi yang diterima oleh mata akan diterima oleh otak dan otak akan memproses data yang diterima. Apabila terjadi ketidak-cocokan gambar, otak akan mengkoordinasikan jemari tangan untuk mencari potongan gambar yang sesuai atau menyesuaikan posisi potongan gambar.
  • Melatih kesabaran.¬†Manfaat bermain puzzle untuk anak yang berikutnya adalah anak akan belajar untuk melatih kesabarannya. Anak akan belajar untuk menyelesaikan puzzle dengan teliti, butuh waktu untuk menyelesaikan puzzle, butuh konsentrasi untuk merangkai gambar yang ada, butuh proses untuk menyelesaikan puzzle tersebut. Hal-hal tersebut yang akan dipelajari anak sehingga akan tumbuh kesabaran pada pribadi anak.

Demikianlah beberapa kegunaan dan manfaat bermain puzzle untuk anak yang sebaiknya perlu diketahui orangtua. Namun demikian akan lebih baik apabila jenis puzzle yang dipilih adalah jenis puzzle yang mengandung nilai edukatif, seperti nama buah-buahan, binatang atau sekedar angka dan huruf, sehingga kemampuan kognitif anak juga makin bertambah. Selamat mencoba dan semoga bermanfaat.

Ingin punya bisnis sendiri? Ingin punya penghasilan tambahan? Yang satu ini bisa dikerjakan dari rumah atau dari mana pun saja!  Yuk bergabung bersama banyak moms lain yang sudah menghasilkan jutaan rupiah setiap bulannya. Klik di sini ya. Tidak ada kata terlambat, rencanakan masa depan moms sekarang.

Speak Your Mind

*