Menghitung Usia Kehamilan

Menghitung Usia Kehamilan

Saat Anda mengetahui diri Anda positif hamil tentunya akan merasa bahagia. Namun, seringkali seorang calon ibu tidak mengetahui secara pasti usia kandungannya. Padahal mengetahui usia kandungan sangat penting untuk mengetahui secara pasti perkembangan bayi dalam kandungan. Sehingga seorang calon ibu dapat menjaga kandungannya berdasarkan usia kehamilan. Akan tetapi, seorang ibu sering kurang memahami bagaimana cara menghitung usia kehamilan. Apalagi jika seorang calon ibu tidak menandai tanggal terakhir haid atau seorang calon ibu yang memiliki siklus haid yang tidak teratur. Tentunya akan kesulitan untuk mengetahui usia kandungannya. Lalu, bagaimana cara menghitung usia kehamilan? Ada beberapa cara yang bisa dilakukan agar Anda dapat dengan mudah mengetahui usia kehamilan Anda.

Bagi Anda yang memiliki siklus haid yang teratur dan rajin mencatat kapan tanggal terakhir haid dapat menghitung usia kehamilan berdasarkan siklus menstruasi. Ada rumus yang biasa dipakai untuk menghitung usia kehamilan yaitu rumus naegle. Adapun hitungan rumus ini yaitu Anda menambahkan tanggal haid terakhir dengan angka tujuh. Kemudian Anda mengurangi bulan dengan angka tiga. Misalnya, hari terakhir siklus haid tanggal 10 Mei 2012 dan siklus haid 28 hari sekali maka perkiraan kelahiran adalah tanggal 10 ditambah dengan angka tujuh menjadi tanggal 17 dan bulan Mei dikurangi angka tiga menjadi Januari, sehingga perkiraan kelahiran adalah 17 Januari 2012.

Jika siklus haid Anda tidak teratur, Anda dapat mengandalkan hasil pemeriksaan USG sebagai tanggal perkiraan kelahiran saat pemeriksaan kehamilan. Oleh karena itu, sebaiknya saat Anda mengetahui positif hamil, Anda segera memeriksakan diri ke dokter dan melakukan pemeriksaan USG. Hal itu karena perkiraan kelahiran didapat berdasarkan hasil USG pada trimester pertama. Pada hasil USG juga biasa terdapat ukuran dan berat bayi sehingga Anda dapat mengkombinasikan sehingga Anda dapat menghitung usia kehamilan dan kapan kira-kira lahirnya.

Selain dengan cara di atas, Anda juga dapat menghitung usia kehamilan dengan cara mengukur puncak rahim. Anda coba raba puncak rahim yang menonjol di dinding perut. Anda mengukurnya dari tulang kemaluan hingga puncak rahim. Ukurlah dengan menggunakan benang kemudian hasilnya disamakan dengan ukuran penggaris. Anda juga dapat mengukurnya dengan jari tangan Anda. Caranya Anda mengukurnya dari kemaluan sampai puncak rahim dengan menggunakan tiga jari. Setiap bertambah tiga jari berarti usia kandungan Anda bertambah tiga minggu. Puncak rahim yang ada di atas pusar menandakan usia kandungan anda sudah bertambah empat minggu. Dengan cara ini, Anda juga dapat menghitung usia kehamilan anda.

Ingin punya bisnis sendiri? Ingin punya penghasilan tambahan? Yang satu ini bisa dikerjakan dari rumah atau dari mana pun saja!  Yuk bergabung bersama banyak moms lain yang sudah menghasilkan jutaan rupiah setiap bulannya. Klik di sini ya. Tidak ada kata terlambat, rencanakan masa depan moms sekarang.

Speak Your Mind

*