Tips Memancing di Danau

Tips Memancing di Danau

Danau atau waduk merupakan salah satu tempat yang paling mengasyikan untuk aktifitas memancing. Selain dipenuhi dengan berbagai macam ikan air tawar, air permukaan waduk atau danau juga relatif lebih tenang, sehingga tidak membuat umpan menjadi cepat habis terkikis oleh arus air. Berbeda halnya jika memancing di laut yang bisa dilakukan setiap saat, memancing di danau memang idealnya hanya bisa dilakukan saat siang hari, karena sebagian besar ikan air tawar sedang aktif dan cenderung beristirahat ketika malam. Agar peluang keberhasilan memancing di danau semakin besar, ada baiknya jika mengetahui beberapa kiat dan tips memancing di danau. Apa saja kiat dan tipsnya?

Berikut beberapa kiat dan tips memancing di danau yang sebaiknya perlu diketahui agar peluang keberhasilannya semakin meningkat sebagaimana diolah dari berbagai sumber, yaitu:

  • Peralatan Memancing
    Peralatan memancing yang sebaiknya disediakan saat memancing di danau adalah joran yang tidak terlalu kaku, ukuran senar pancing yang tidak terlalu tebal namun kuat dan lentur, sedangkan mata kail yang dipergunakan cukup standar saja yaitu yang ukurannya berkisar antara 1 hingga 2.5 cm saja. Sedangkan untuk pemberat atau timah, cukup digunakan yang tidak terlalu berat atau dalam kisaran 2-4 gram saja.
  • Umpan
    Sesuaikan jenis umpan dengan ikan yang banyak terdapat pada waduk tersebut. Penggunaan umpan yang tepat akan memperbesar peluang keberhasilan usaha memancing. Sebagian besar jenis ikan yang terdapat pada waduk atau danau adalah ikan nila, tawes, gurami, ikan mas serta tombro. Umpan lumut sawah halus, cacing posphor serta pelet lele yang dicampur terasi adalah umpan kegemaran ikan nila, sedangkan umpan kukusan jagung muda dan daun kangkung digemari ikan tawes. Umpan ulat daun pisang umumnya digemari ikan gurami.
  • Teknik Memancing
    Salah satu tips memancing di danau yang perlu diperhatikan adalah penggunaan teknik memancing. Untuk teknik pemancingan, bisa dilakukan dengan teknik lempar jauh. Teknik ini dilakukan dengan cara melempar kail beserta umpan sejauh-jauhnya hingga mencapai peretengahan waduk atau kolam. Menurut beberapa pemancing profesional, dikatakan bahwa posisi ikan dengan ukuran besar biasanya terletak pada pertengahan danau. Oleh karenanya, perhatikan juga ukuran timah pemberat dan pelampung.
  • Penuntun Umpan
    Karena keadaan permukaan air danau atau waduk yang cenderung tenang, tidak ada salahnya menggunakan penuntun umpan atau barel swivel agar mata kail tidak terlalu tenang dan seolah olah bergerak. Dengan mata kail yang selalu bergerak, akan menyebabkan umpan juga ikut bergerak seperti halnya mangsa hidup.

Demikianlah beberapa kiat dan tips memancing di danau yang sebaiknya perlu diketahui agar peluang keberhasilan memancing ikan semakin meningkat. Walaupun memancing ikan di waduk atau danau terasa mengasyikkan, tidak ada salahnya juga untuk membawa bekal makan atau minum agar tidak mudah terasa lelah. Selamat mencoba dan semoga bermanfaat.

Moms, sudahkah anda memanfaatkan waktu luang anda di internet untuk menghasilkan uang? Belajar bisnis online langsung praktek bersama Dini Shanti  Klik di sini ya untuk informasi lengkapnya! Jangan tunda lagi, sekarang jamannya bisnis online!

Speak Your Mind

*